Amerika Serikat Bangkrut!

885

Jelang Februari lalu, Pemerintah AS menerbitkan laporan keuangan yang telah diaudit, dan ditandatangani dan disegel oleh Menteri Keuangan Jack Lew. Laporan ini dimaksudkan untuk memberikan laporan yang akurat tentang keuangan pemerintah, sama seperti yang biasa dilakukan oleh suatu perusahaan besar.

Hasilnya: kondisi keuangan pemerintah AS telah menurun secara signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2015, pemerintah melaporkan total aset sebesar $ 3.200.000.000.000. Ini termasuk segala nilai keuangan seperti saldo bank untuk aset fisik seperti tank, peluru, kapal induk, dan sistem jalan raya federal. Termasuk dalam US$ 3,2 triliun itu adalah US $ 1,2 triliun pinjaman, yakni piutang, terutama piutang atas kredit mahasiswa!

Ini sangat luar biasa, sekitar 37% dari total aset yang dilaporkan pemerintah adalah pinjaman mahasiswa, yang sekarang dianggap sebagai salah satu gelembung paling genting di bidang keuangan di Negeri Paman Sam ini. US$ 1.2 triliun ini serupa dengan ukuran pasar subprime mortgage yang runtuh pada tahun 2008 lalu. Ini menunjukkan begitu banyak dari basis “aset” pemerintah federal berupa perbudakan atas orang-orang muda yang harus melunasi utangnya demi gelar universitas yang mahal. Banyak anak muda dalam sistem riba ini bangkrut sebelum berkarya!

Bankrupt USA in States

Dari laporan yang sama diketahui ada US$ 2.150.000.0000.000 kewajiban, artinya neraca pemerintah bersih negatif US$ 182.000.0000.0000. Kalau dibandingkan dengan audit atas sebuah perusahaan swasta, maka penilaian auditor atas neraca AS pastilah: kegagalan.

Ini serius. Dalam laporan terbaru ini, General Audit Office (GAO), menyatakan Pemerintah Federal “secara fiskal tidak berkelanjutan”. Secara keseluruhan GAO menghitung bahwa ketidakpastian keuangan menunjukkan kondisi keuangan pemerintah yang sebenarnya jauh lebih buruk dari yang dilaporkan.

Intinya jika AS diuserupakan dengan ebuah perusahaan swasta, Barack Obama dan Jack Lew akan mengenakan rompi oranye di pengadilan, menghadapi tuduhan penipuan dan kejahatan. Ini bukan hanya soal negatif US$ 182 milyar. Ini adalah fakta bahwa mereka bahkan tidak bisa berdiri di depan orang-orang Amerika dengan akuntansi yang jujur tentang bagaimana menyedihkannya situasi keuangan yang nyata.

Pemerintah Amerika Serikat benar-benar telah putus asa, putus asa akan bangkrut. Pertanda berkahirnya imperium AS jelas semakin nampak. Pemerintah menjadi semakin dzollim. Mereka menghancurkan kebebasan. Mereka menyebar polisi dan tentara di hadapan rakyat sendiri. Mereka menyita aset, mengobarkan kampanye kekerasan dan intimidasi.

Mereka memberlakukan kontrol modal. Kontrol kas tunai. Kontrol atas orang per orang. Semua tindakan represif apa pun pun yang diperlukan. Demorkasi telah berubah menjadi oligarki. Demi kepentingan para bankir semata.