Anggaran Cekak, Raja Salman Pangkas Gaji PNS Hingga 20%

681

Kesulitan anggaran dialami semua negara, termasuk Saudi Arabia, yang dulunya kaya rasa karena minyak. Seperti di Indonesia, pengurangan anggaran negara dilakukan. Sebelumnya Kerajaan Saudi sudah menaikkan tarif visa, meningkat berbagai jenis denda, dan sejumlah pajak. Masih tidak memadai rupanya.

Maka, Raja Salman pum telah memerintahkan untuk memotong gaji semua pegawai pemerintah. Semua pegawai pemerintah akan kena kebijakan ini,  mereka dan tidak ada yang dikecualikan, termasuk wakil putra mahkota Mohammed bin Salman yang juga putra Raja Salman. Pengurangan gaji tergantung pada profil pekerjaan, dengan angka tertinggi 20%. Keputusan ini telah diambil oleh Raja Salman dan  akan efektif mulai tanggal 1 Muharram 1438 H ini.

Rincian kebijakannya adalah sbb:

  • Gaji menteri pemerintah, termasuk Putra Mahkota dan Wakil Mahkota akan berkurang sebesar 20%.
  • Tunjangan Perumahan dan Transportasi anggota Dewan Syura akan dipangkas 15%
  • Tagihal telepon dibatasi, jika lebih dari SR 1.000, karyawan harus membayar biaya tambahan dari sakunya sendiri.
  • Tidak ada kenaikan akan diberikan kepada karyawan pada akhir tahu, maupun saat perpanjangan kontrak.
  • Lembur dan bonus telah dibatasi hanya antara seperempat dan setengah dari gaji pokok.
  • Cuti tahunan pegawai pemerintah tidak dapat melebihi 30 hari dari sekarang dan seterusnya. Cuti tahunan menteri telah dikurangi menjadi 36 hari dari 42 hari.
  • Tidak akan ada tunjangan transportasi bagi karyawan selama waktu mereka berlibur.
  • Tidak ada rekrutmen untuk posisi yang kosong saat ini sampai akhir tahun fiskal saat ini.

King Salman cuts down salaries

Selain itu, Pemerintah Saudi juga memutuskan kontrak dengan tenaga ekspatriat pada posisi non-esensial dan tidak akan diperpanjang.

Satu-satunya pengecualian diberikan pada militer, tentara dan pejabat keamanan dan pejabat intelijen yang terlibat dalam keamanan, militer dan intelijen operasi negara. Mereka tidak terkena kebijakan potongan gaji!