Antisipasi Krisis Ekonomi, Bank-bank Sentral Tambah Timbunan Emas

470

Bank-bank sentral di Eropa mulai naikkan timbunan emasnya sebagai kekhawatiran akan krisis yang akan datang mencengkeram zona euro. Bank Sentral Jerman memimpin langkah  menimbun emas ini, dengan menghentikan penjualan emas. Jerman memegang posisi kedua (setelah AS) pada daftar negara dengan cadangan emas terbesar – negara ini memiliki cadangan lebih dari 3.380 ton emas.

World Gold Council melaporkan bahwa Jerman tidak menjual  satu ons emas pun sejak Juni 2015. Dalam beberapa tahun terakhir, Jerman biasanya menjual sekitar 5 ton emas setiap tahun untuk dicetak jadi koin dan dijual ke Jerman, Eropa, dan pembeli lain secara global. Lebih dari itu, Jerman telah mulai memulangkan semua timbunan emas yang telah disimpan di Paris dan New York selama bertahun-tahun.

Fakta bahwa Jerman telah berhenti menjual emas dan bahwa itu membawa balik emas yang telah disimpan di negara lain menunjukkan bahwa negara sedang membangun bentent pelindung dalam emas. Dalam catatan bank-bank sentral Eropa berhenti menjual emas ketika krisis keuangan global tahun 2008 pecah. Fakta bahwa bank sentral Eropa telah berhenti menjual emas dalam 9 bulan terakhir merupakan indikasi dari krisis keuangan telah mengintai dekat.

Untuk mengantisipasi kemungkinan krisis keuangan yang akan datang ini Cina dan Rusia juga telah mulai menumpuk emas. Dana Moneter Internasional mengungkapkan bahwa Rusia dan Kazakhstan telah memborong emas sejak Februari. Dilaporkan bahwa Bank Sentral Rusia telah membeli 11,1 ton emas menjadikan  total cadangan emasnya jadi 1.447 ton. Sudah setahun ini Bank Sentral Rusia terus memborong emas. Pada 2015, Rusia membeli 208 ton emas dibandingkan dengan 172 ton emas yang dibeli pada tahun 2014. Pada bulan Januari 2016 saja Moskow telah membeli 22 ton emas.

China juga telah di melakukan hal serupa.  World  Gold Council melaporkan bahwa cadangan emas China telah meningkat lebih dari 57% sejak tahun 2009 setelah krisis keuangan global. Dari Agustus 2015 sampai Januari 2016, China meningkatkan cadangan emas dengan tambahan 101 ton. Beijing membeli 17 ton emas pada bulan Januari dan memiliki rencana untuk membeli sekitar 215 ton emas lagi pada tahun 2016. Menariknya, analis percaya bahwa cadangan emas China secara signifikan lebih tinggi dari angka resmi yang dilaporkan. China terus membeli emas diam-diam agar tidak membunyikan lonceng alarm, menakutkan pasar, dan menyebabkan harga emas naik drastis.

Gold bars
Gold bars

Inilah waktu terbaik bagi masyarakat untuk membeli dan menggunakan emas (dan perak). Umat Islam khusunya harus kembali kepada ajaran Rasul SAW, menggunakan dinar emas dan Dirham perak sebagai alat tukar. Dengan demikian emas dan perak kembali ke tanfgan rakyat. Berada dikantong-kantong semua orang, dan bukan cuma dalam timbunan para bankir.