Arizona Ajukan Pengakuan Konstitusional Uang Emas dan Perak

399

Sebuah Bill (RUU) kedua yang akan mendorong “legalisasi secara Konstitusional” emas dan perak sebagai alat pembayaran yang sah dan mendorong penggunaannya sebagai mata uang, telah lolos Senat Negara Bagian Arizona, AS. Ini upaya selama tiga tahun, sejak Senat Arizona telah meloloskan undang-undang yang mensahkan koin emas dan perak di tingkat Negara bagian pada 2013 lalu.

Senator David C. Farnsworth dan Rep. Doug Coleman, bersama dengan tujuh co-sponsors, memperkenalkan Senat Bill 1141 (SB1141) pada 19 Januari 2016 lalu. Undang-undang ini mendefinisikan adalah sah secara konstitusional untuk menjadikan koin emas dan perak untuk digunakan di pasar sebagai mata uang.

Satu soal pokok dalam RUU tersebut berbunyi “Legal tender dan specie (logam emas dan perak) adalah uang dan tidak tunduk pada peraturan sebagai properti selain uang.”

Dengan RUU itu maka batasan alat bayar yang sah telah diperluas. “Legal tender” berarti alat tukar, termasuk koin dengan kandungan logam mulia, yang diberi wewenang oleh konstitusi Amerika Serikat atau Kongres sebagai pembayaran utang, biaya umum, pajak dan iuran.”

“Specie” berarti koin emas atau perak, batangan ataupun bulat.

Pekan ini SB1141 tersebut lolos melewati pemungutan suara di Senat dengan skor cukup telak, 18-11 orang. Undang-undang memperluas definisi “sah” di luar batasan yang hanya bnerlaku pada uang fiat, Federal Reserve Notes.

tender-arizona-022416

Bagian lain dari SB1141 itu selanjutnya adalah persetujuan atas Senat Bill 1423 (SB1423), yang mendefinisikan koin emas dan perak sebagai uang dan mencabut semua pajak negara pada kedua logam mulia tersebut. Sebagaimana kita ketahui saat ini, perdagangan dan transaksi dengan emas dan perak, dihambat dengan pembebanan pajak-pajak pada keduanya, yang merusak nilai tukar alamiahnya.

Nah, kalau di AS saja semakin luas pengakuan kembali atas koin emas dan perak sebagai uang, umat Islam harus lebih cepat dan luas menggunakan Dinar dan Dirham. Pada akhirnya hanya emas dan perak yang akan menyisakan nilai. Uang fiat adalah pengelabuan, dan sihir yang telah semakin terbongkar, dan hendak ditinggalkan orang.

Rasul SAW telah mengatur penggunaan keduanya sejak 1400 tahun lalu, dan sampai hari ini tidak ada yang berubah. Umat Islam tinggal mentaati dan menerapkannya kembali