“Hukum Jual Beli dan Riba” Karya Ulama Nusantara Syekh Abdal Qadir Bukit Bayas, Jadi Bahan Disertasi

580

Pekan lalu, berita ini terdengar: “Alhamdulillah selesai dan lulus mengikuti Seminar Usulan Penelitian untuk disertasi di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Bandung.  Naskah Risalah fi Bayani Hukm al Bai’ wal al Riba yang akan dikaji adalah karya Syekh Abdul Qadir Bukit Bayas,” ujar Wazir Nurman Kholis, S.Sos, M.Hum, yang juga Peneliti Lektur di Kementerian Agama RI.

Sheykh Abdul Qadir Bukit Bawas  adalah Mufti Kesultanan Trengganu abad 19. Beliau berasal dari Fatani keturunan Bugis dan pernah belajar kepada para ulama bermadzhab Syafii dan Maliki di Mekah dan Madinah.

Ada hal menarik dari karya tersebnut, Wazir Nurman, menunjukkan pada karyanya yang ditulis tahun 1819 ini, beliau mengutip hadits:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :” اذا كان في اخر الزمان لا بد للناس فيها من الدراهم والدنانير يقيم الرجل بها دينه ودنياه
“Apabila di akhir zaman, manusia di masa itu tidak boleh tidak memerlukan dirham-dirham (uang perak) dan dinar-dinar (uang emas) untuk menegakkan agama dan dunianya.”

(Hadith riwayat Imam Al-Thabrani)

Nurman

Sebelumnya Wazir Nurman Kholis menulis beberap akarya lain, termasuk Pemikiran Goethe tentang Islam dab Uang Serta Pengaruhnya terhadap Penggunaan Dinar Emas dan Dirham perak di Indonesia. Dia juga menulis penelitian tentang Mimbar di masjid-masjid kuno di Indonesia, juga tentang Batu Bertulis di Gunung Bintan.

Semoga Allah melancarkan tahapan-tahapan berikutnya hingga menjadi disertasi ini. Kiranya disertasi ini akan menjadi kontribusi penting bagi Muslim Nusantara atas pengembalian hukum muamalah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam jual beli dan riba.