Ekonomi Buruk, Bank of England Potong Suku Bunga Jadi 0.25%

562

Bank of England akhirnya menurunkan suku bunga acuannya dari 0.5% menjadi 0.25%, dan  mengisyaratkan bahwa tarif bisa turun  lebih rendah lagi  jika “perekonomian memburuk.”

Ini pertanda bahwa keadaan eperekonomian sesungguhnya memang sudah buruk.   Untuk merangsang ekonomi, Bank of England juga menyatakan akan membeli obligasi, dari pemerintah senilai 60 miliar Pound dan dari swasta sebesar  10 miliar Pound.

Di sisi lain, prediksi pertumbuhan ekonomi 2017 dikoreksi  dari 2,3% menjadi hanya 0,8%. Ini berarti mendekati tanpa pertumbuhan, bahkan mungkin terjadi deflasi.

Begitu penurunan suku bunga bank sentral diumumkan, dampaknya langsung terasa pada daya beli poundsterling, yang mengalami kemerosotan, sebesar 1% terhadap dolar AS. Ini akan menyebabkan barang-barang dan jasa yang diimpor lebih mahal. Inflasi pun akan terjadi. Pendapatan riil warga akan turun. Pengangguran diperkirakan akan naik.  Ekonomi akan lebih memburuk…demikian seterusnya siklus terjadi.

Sistem perbanakan, system riba,  di mana-mana tengah terus dirundung masalah. Dan, para banker, mulai kehabisan jurus memanipulasinya. Jurus pamungkas adalah bunga 0%. Diikuti dengan kebijakan bail in, yakni legalisasi perampasan uang nasabah, saat terjadi krisis.

Maka, ketika krisis kali ini mencapai puncaknya, akan jauh lebih dahsyat dari krisis-krisis sebelumnya. Bersiaplah menyongsong zaman baru, pasca runtuhnya sistem riba.

Bank-of-England-Base-Rate-graphic