Ekonomi Dunia Melemah, Bank Sentral Global Campakkan Dolar AS

286

Dalam enam bulan pertama tahun 2016 ini, bank-bank sentral asing telah menjual obligasi US Treasury senilai 192 milyar dolar AS.  Ini lebih dari dua kali lipat kecepatan di periode yang sama tahun lalu, ketika mereka menjual 83 milyar dolar AS.
China, Jepang, Perancis, Brazil dan Kolombia verada di depan barisan bank-bank sental yang mencampakkan surat utang terbitan AS.
Jumlah di atas  merupakan aksi jual terbesar dari utang AS, setidaknya sejak tahun 1978, menurut data Departemen Keuangan.
“Penjualan bersih mata uang dan obligasi AS dalam setahun sampai Juni [2016] adalah angka yang bersejarah,” kata Peter Boockvar, kepala analis pasar di Lindsey Group, sebuah perusahaan investasi di Virginia.
Selama ini, obligasi keluaran  US Treasury dianggap salah satu aset paling aman di dunia. Banyak negara  menaruh  kas mereka di obligasi pemerintah AS tersebut. Tapi, saatini banyak negara telah menjual kepemilikan mereka atas US Treasuries agar mereka sendiri bisa mendapatkan uang tunai untuk membantu menopang mata uang sendiri aetiapkali kehilangan nilai.
Aksi jual obligasi Pemerintah AS ini adalah tanda melemahnya  ekonomi global. Sementara harga minyak rendah, perlambatan ekonomi China dan merosotnya mata uang di mana-mana, makin membebani pertumbuhan global, yang di awal tahun lalu, telah digambarkan oleh Dana Moneter Internasional (IMF)  sebagai “rapuh”.

Central-banks-dump-US-debt-record-paceWarga masyarakat biasa, tentu saja, punya jalan keluar menghindari bencana lebihjauh. Mulaimiliki dan gunakan matauang riil, yang merupakan asset pada dirinya sendiri, yaitu Dinar emas dan Dirham perak.

Yuk mulai saat ini juga! Sisihkan sebagian uang kertas Anda, konversi ke dalam DInar dan Dirham