Bankir Jepang Uji Coba Transaksi dengan Sidik jari

534

Ada saja upaya para bankir untuk mengendalikan masyarakat secara total. Dengan alasan meningkatkan  “keamanan”, dan mengurangi kerepotan, dengan uang tunai, bahkan kartu-kartu pintar,  teknologi pemindaian sidik jari  akan dimanfaatkan sebagai alat bertransaksi. Membayar sesuatu cukup dengan sidik jari. Tentu sebelumnya Anda harus mendeposit uang tunai ke bank.

Target penerapan cara ini adalah 2020. Dan uji coba saat ini dilakukan untuk turis dan orang asing yang akan memasuki Jepang.  Ujicoba akan dilakukan di 300 titik, restoran, hotel, toko suvebir, dll.  Percoabaan telah dilakukan sejak Oktober 2015, di sebuah taman bermain, Huis Ten Bosch, dan hasilnya adalah “sangat baik”.

Sebuah bank komersial di Tokyo, Aeon Bank, telah mengajukan  diri sebagai bank pertama yang akan menerapkan siostem baru ini.  Mesin-mesin ATM mereka akan dilengkapi dengan pemindai sidik jari.  Kepada koran  Yomiuri Shimbun, juru bicara Aeon Bank menyatakan:, “Sistem ini sangat prima bagi keamaan.”

Sementara itu, di tempat lain, di Australia, susuk elektronik khusus telah mulai diterapkan, termasuk kelak sebagai cara bertransaksi. Citibank juga telah meulai menghentikan transaksi tunai. Semuanya harus secara elektronik. Semua upaya itu, tidak lain, akan berimplikasi kontrol penuh atas warga oleh segelintir orang. Tidak lain semuanya berujung kepada para pemilik bank. Para bankirlah yang menguasai duniahari ini.

fingerprint