Berita Buruk Bagi Koruptor, Kebijakan Kerahasiaan Bank Swiss Segera Berakhir.

763

Ini kabar buruk bagi para koruptor dan mereka yang suka menyembunyikan harta di bank-bank Swiss. Pemerintah Swiss berencana untuk secara dramatis meningkatkan kerjasama internasional tentang transparansi fiskal, berbagi informasi pribadi tentang klien bank  di  negara itu. Artinya rekening nasabah bank di Swiss tidak akan dirahasiakan lagi.

Kebijakan baru Pertukaran Otomatis Informasi (AEOI atau Automatic Exchange of Information)  pada rekening bank ini akan menyebar ke 22 negara lebih, termasuk Argentina, Meksiko, Brasil, dan Uruguay serta India dan Afrika Selatan.

Sistem AEOI adalah standar global yang diperkenalkan oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) untuk melawan penggelapan pajak. Sebagai bagian dari peraturan, semua bank wajib untuk mengirim informasi klien kepada otoritas pajak nasional dengan data pada warga asing untuk dibagikan kepada  otoritas pajak di negara asal pelanggan.

brankas-swiss

Selama ini Swiss telah menjadi fokus dari perdebatan tentang uang gelap yang diduga disembunyikan oleh warga asing di balik tembok kerahasiaan perbankan yang kuat.  Kebijakan ini  diharapkan mulai berlaku pada bulan Januari 2018 dan pertukaran informasi untuk memulai setahun kemudian.

Parlemen Swiss saat tengah mempertimbangkan  pakta serupa dengan Kanada, Jepang, Korea Selatan, Islandia, Norwegia.

Langkah ini semua bertujuan untuk mengakhiri praktik kerahasiaan perbankan yang selama ini dilindungi Swiss serta menghentikan kekayaan orang asing dari persembunyian tanpa dideklarasikan di negara masing-masing.

Tentu ini berkaitan dengan upaya Tax Amnesty yang tengah digalakkan di berbagai belahan dunia. Ujung-ujungnya ya untuk kepentingan para bankir sendiri. Memastikan para negara pengutang terus mampu membayar cicilan, dari pemajakan kepada rakyat!