China Segera Terapkan Yuan Berbasis Emas, Untuk Runtuhkan Dolar AS

442

Bank Sentral China bergerak maju dengan rencananya untuk meluncurkan mata uang  yuan yang berbasiskan pada emas. Dalam beberapa tahun belakang Bank Sentral China memang terus memborong emas, menaikkan cadangannya. China kini menjadi salah satu pemain utama dalam perdagangan emas dunia. Dengan yuan yang berbasis emas ini maka China dapat menerbitkan patokan harga emasnya sendiri, menyaingi dominasi London Bullion Market Association (LBMA) yang selama puluhan tahun memonopoli penetapan harga emas dunia.

Dalam sebuah wawancara dengan Kitco News pada Februari lalu, Bernard Dahdah, analis logam mulia di Natixis, mengatakan bahwa China adalah negara konsumen emas terbesar di dunia. Cina juga merupakan produsen emas terbesar di dunia dan memiliki ambisi untuk menjadi hub emas utama dunia. Demikan majalah Forbes melaporkan, awal pekan ini. Diperkirakan China akan meluncurkan yuan berbasis emasnya ini dalam bulan April 2016 ini juga.

Tentu, perlu waktu cukup lama, sebelum China daopat mengambil alih pasar internasional yang sudah lama lebih mapan seperti London dan New York. Yang pasti adalah mereka yang menguasai emas akan menguasai dunia. Sistem uang kertas dan uang digital semakin rapuh, dan terus mengalami masalah. Mereka yang paham telah mulai beralih kepada emas.

Yang penting dipahami juga dengan yuan berbasis emas ini adalah, China dan nampaknya akan diikuti segera oleh Rusia, tidak akan lagi menerima dolar AS sebagai alat pembayaran internasional. Dan ketika dolar AS tidak lagi dipakai sebagai alat bayar internasional maka tamatlah riwayatnya. Akibatnya bagi sistem moneter dunia akan sangat besar. Semua uang kertas akan rontok dibuatnya.

saupload_Gold_Currency_Wars

Di sinilah pentingnya umat Islam kembali mulai menggunakan Dinar emas dan Dirham perak. Mulai gunakan untuk kepentingan pribadi-pribadi, sebagai alat bayar zakat, mahar, kado dan hadiah, serta alat untuk berjaal beli. Dengan demikian emas dan perak kembali berada di tangan umat dan rakyat kebanyakan. Melalui perdagangan dan zakat atau sedekah koin dinar emas dan koin dirham perak akan berpindah dari tangan ke tangan, memeratakan kekayaan dan kemakmuran.