Deutsche Bank Akui Tertekan, Terancam Runtuh

761

Para pejabat Bank terbesar Jerman  Deutsche Bank, mengakui  dalam keadaan tertekan,  mulai putus asa  melaksanakan  berbagai cara buffer keuangan untuk men cegah keruntuhan. Berita ini muncul bersamaan dengan terungkapnya  keuntungan bank yang  turun 98 persen bulan lalu dan harga sahamnya mencapai posisi terendah sejak sebelum 2002.

Dominic Konstam, Kepala Global Deutsche Bank, telah mengeluarkan laporan yang memperingatkan “jatuhnya aset berisiko”  yang  bisa menyebabkan “panik”.  Dia mengatakan bank sedang menunggu keputusan dari ECB (European central Bank) untuk menyelamatkan Italia , dan Jepang yang mengusulkan investasi “helikopter uang”  skema yang mirip dengan pelonggaran kuantitatif alias mencetak uang baru.

Pihak Deutsche Bank telah menyerukan kebijakan fiskal agresif, termasuk memperbesar  belanja pemerintah untuk membangun infrastruktur untuk pertumbuhan dalam beberapa pekan terakhir. Maknanya ya pemerintah didorong untuk mengambil utang berbunga lebihbanyak lagi.

Deutcbank ambruk

Secara internal, pada bulan Juli CEO Bank, John Cryan, sudah  mengatakan bank sedang mempersiapkan untuk restrukturisasi di tengah kekhawatiran  di atas. Banyak staf dan pegawai bank harus bersiap diberhentikan.  Pihak Deutsch Bank telah berusaha untuk menjual saham di Cina Huaxia Bank .  Bank juga telah  mengumumkan akan mengurangi pembayaran dividen kepada pemegang saham.

Pertumbuhan ekonomi Jerman pun  tengah mengalami  penurunan  di tengah kekhawatiran masa depan zona euro.

Sistem riba di seluruh dunia tengah  bermasalah serius.  Sebab gelembung yang terus ditiup, suatu titik pasti akan pecah.