Deutsche Bank: “Saatnya Beli Emas!”

449

Risiko ekonomi dan gejolak pasar yang terjadi membuat para bankir di Jerman  menyerukan agar masyarakat membeli emas saat ini.

“Tekanan pada sistem keuangan global terus meningkat, khususnya risiko atas kiprah perusahaan-perusahaan di AS dan risiko tajam akibat devaluasi mata uang Cina, renminbi, yang mengakibatkan aliran besar modal keluar dari China,” demikian para pejabat Deutsche Bank, mengatakan, akhir pekan lalu.

“Ini saatnya membeli emas.” Kata mereka lagi.

Dan memang harga emas pekan-pekan ini masih terus cenderung naik. Awal pekan ini, 7 Maret 2016, KITCO menampilkan harga emas mencapai 1.260 USD/troy ounce, naik dari dua pekan lalu, yang masih pada posisi sekitar 1.230 USD/ounce.

Apalagi, semakin banyak bank menerapkan kebijakan bunga 0%, bahkan negative interest pada bank sentral, memiliki emas menjadi lebih menarik, ketimbang menyimpan uang dalam Deposito.

Para pejabat Deutsche Bank mengatakan sebelumnya diharapkan emas akan jatuh di bawah $ 1.000/ounce pada kuartal keempat tahun ini akibat the Fed yang meningkatkan suku bunga. Kenyataannya justru cenderung naik, dan telah mencapai 1.260 USD/ounce.

emas-btg

Umat Islam, harus memahami peran emas dan perak, dalam kehidupan finansialnya. Tersedianya kembali Dinar emas dan Dirham perak telah membuka cakrawala baru dalam penggunaan dua logam mulia ini sebagai alat transaksi. Emas dan perak fitrahnya adalah sebagai uang, bukan alat investasi yang disimpan-simpan.

Dan kalau para bankir saja telah menyerukan kembali memiliki emas, umat Islam harus jauh lebih progresif, karena ini bagian dari sunnah Rasul SAW.