Diperluas, Kegiatan Pasar Kyai Mangku Negeri Tanjungpura Darussalam

533

Baru berjalan beberapa pekan, kegiatan Pasar Kyai Mangku Negeri Tanjungpura Darussalam, di Ketapang, Kalimantan Barat, diperluas. Yang semula berlangsung hanya di hari Ahad, kini ditambah dengan pasar lainnya di hari Jumat. Lokasi  “Pasar Jumat” ini  bukan di halaman Balai Mangku Negeri Tanbjungpura Darusssalam, tapi di sebelah Masjid Jami Al Falah, Ketapang.

“Pasar Jumu’ah Kyai MangkuNegeri Tanjungpura Darussalam telah mulai dibuka hari ini Jum’at 12 Ramadhan 1437 Hijriah di seputaran Masjid Jami’ al-Falah, Ketapang,” Bpk Muhammad Yasir Anshari dari kerabat Mangku Negeri Tanjungpura Darussalam  mengabarkan kemarin.

Serupa dengan “Pasar Ahad” di halaman Balai Mangku Negeri, di pasar Jumat ini berlaku aturan yang sama, yakni tanpa sewa, tanpa pajak dan tanpa riba. Mata uang syar’i Dinar emas dan Dirham perak berlaku.

Dengan diperluasnya kegiatan pasar ini diharapkan penerapan sunnah muamalah di Kota Ketapang semakin meluas. Pengenalan masyarakat atas Dinar emas dan Dirham perak juga akan semakin luas, sehingga penerapannya akan menjadi makin lazim. Beberapa pedagang dan usahawan, seperti toko oleh-oleh, apotik, selain lembaga pendidikan, di Ketapang,  mulai menerima pembayaran dengan Dinar dan Dirham.

Pasar Jumat