Dirham Nusantara Berlaku di Cape Town

379

Dinar dan Dirham adalah mata uang syar’i. Allah SWT dan Rasul SAW memerintahkan kita menggunakannya. Selama sekitar 150 tahun umat Islam mengabaikannya, setelah runtuhnya Daulah Utsmani. Akibatnya pengetahuan tentangnya juga musnah di kalangan Muslim.

Alhamdulillah dalam kurun 20an tahun terakhir umat Islam di berbagai belahan dunia mulai kembali mentaati syariat dalam muamalah. Dinar dan Dirham kembali dicetak dan digunakan oleh Muslimin.

Dinar emas dan Dueham perak berlaku universal. Diterima dengan nilai  setara. Tidak ada pengelabuan kurs.

Bakda Jumat kemarin, di Pasar Junat, di pelataran Masjid Jamik Cape Town, Wazir Nurman Kholis mbelanjakan sebagian Dirhamnya untuk dua botol madu. Sidi Shafiek, Muslim di Cape Town, penjual madu, menerimanya dengan sengan hati. Dirham Nusantara berlaku di Afrika Selatan. Ada juga pedagang minuman, pakaian, buku, dan makanan, yang turut berjual beli.

FB_IMG_1476466641608

Demikianlah awal muamalah kembali bersemi. Ketaatan kepada Allah dan Rasul SAW akab membuat penggunaan dan peredaran Dinar dan Durham meluas.

IMG-20161014-WA0033