Dua Pertiga Islam adalah Muamalah

393

Al dien Al Muamalah.

Dua pertiga isi Kitab Al Muwatta karya Imam Malik adalah mengatur fiqih muamalah.  Kitab  Mudawwana al Kubra  hanya tujuh bab pertama saja berisi aturan tentang ibadah: wudhu, salat, puasa, dan jihad. Selebihnya mengatur soal muamalah. Sampai Bab 30 mengatur soal hukum perorangan dan waris.  Dari Bab 31 sampai dengan Bab 65 mengatur hukum transaksi komersial dan yang terkait dengannya, urusan muamalah.

Berikut ini adalah urusan Islam yang ditunjukkan oleh Shaykh Dr Abdalqadir as Sufi, dengan mengutip  bab-bab dalam al Mudawwanna al Kubra.

Bab 31: Pertukaran Uang

Bab 32: Warisan

Bab 33: Pembayaran Dimuka

Bab 34: Penjualan dengan waktu yang berbeda

Bab 35: Penjualan Curang

Bab 36: Bagi hasil

Bab 37: Transaksi Penipuan

Bab 38: Pohon buah-buahan yang diserahkan oleh pemiliknya kepada orang lain

Bab 39: Perdagangan di tanah musuh

Bab 40: Menyembunyikan cacat pada barang

Bab 41: Penyelesaian transaksi

Bab 42: Membuat produsen bertanggung jawab

Bab 43: Gaji dan upah

Bab 44: Menyewa binatang berkuda

Bab 45: Menyewa rumah dan tanah

Bab 46: Berbagi-hasil dalam pertanian

Bab 47: Kemitraan

Bab 48: Qirad

Bab 49: Penghakiman

Bab 50: Klaim

Bab 51: Orang yang berhutang

Bab 52: Kebangkrutan

Bab 53: Yang berwenang untuk berdagang

Bab 54: Jaminan dan tanggung jawab atas kewajiban orang lain yang akan ditunaikan

Bab 55: Transfer hutang

Bab 56: Gadai

Bab 57: Properti yang diambil secara salah

Bab 58: Mengajukan klaim berdasarkan hak

Bab 59: Pencegahan

Bab 60: Pembagian warisan

Bab 61: Mendedikasikan sebuah properti sebagai wakaf

Bab 62: Sadaqah

Bab 63: Kepercayaan dan titipan

Bab 64: Pinjaman B

ab 65: Pencurian

Demikian Dienul Islam. Muamalah harus kembali diamalkan berdasarkan syariat Islam. Maka Islam akan kembali kaffah.