Gelembung Utang Global Capai 225% GDP. Bisa Meledak Sewaktu-waktu

712

Dana Moneter Internasional (IMF) telah menyuarakan keprihatinan atas gelembung utang global yang telah mencapai 225 persen dari  produk domestik bruto (PDB) dunia, yang sewaktu-waktu fapat menyebabkan krisis.

“Pada tingkat 225 persen dari PDB dunia, utang global yang saat ini tertinggi di sepanjang waktu. Dua pertiga, sebesar sekitar $ 100 triliun terdiri dari kewajiban sektor swasta yang dapat membawa risiko besar ketika mereka mencapai tingkat yang berlebihan, “kata IMF.  Pada tahun 2002, utang global sudah di arat 200 persen dari PDB.

Menurut IMF, meskipun banyak pinjaman berasal dari sebelum krisis 2008, suku bunga rendah telah mengakibatkan lonjakan utang perusahaan di pasar negara berkembang. Tingkat utang swasta sekarang tinggi baik di negara maju dan beberapa negara berkembang besar seperti China dan Brazil, yang secara sistemik penting untuk stabilitas keuangan global.

“Rata-rata, rasio utang swasta di negara maju mencapai titik balik pada tahun 2012, dengan pengurangan terbesar di negara-negara yang memasuki krisis dengan tingkat utang yang tinggi. Dalam beberapa kasus, bagaimanapun, utang swasta terus menumpuk dengan cepat, terutama di Australia, Kanada, dan Singapura,” kata IMF.

IMF juga menyimpulkan bahwa utang yang tinggi menyebabkan pertumbuhan lebih lemah pada akhirnya bahkan bila tanpa krisis.

“Utang swasta yang berlebihan adalah badai besar terhadap pemulihan global dan risiko terhadap stabilitas keuangan. Resesi keuangan yang lebih lama dan lebih dalam dari resesi normal,” menurut IMF.

57f60cb5c36188c3788b45e4