Gerakan 5 November di 750 Kota. Menyasar Penguasa Sesungguhnya

438

Hari Jumat 4 November 2016 sebagian wilayah Jakarta dipadati ratusan ribu demonstran, terkait dengan kelakuan satu orang, Gubernur DKI, Ahok, yang dinyatakan telah menista Islam.

Esoknya, secara serentak di 750 kota di dunia, juga terjadi gerakan demo, yang tentu saja pesertanya bergaman, dari hanya beberapa puluh orang sampai ribuan orang. Dan ini sudah merupakan kegiatan tahunan sejak 2012 di kalangan aktivis yang menyebut diri mereka sebagai “Gerakan Sejuta Topeng”.  Sebutan umunnya adalah gerakan Anonymous.

Saat berdemo mereka mengenakan topeng Guy Fawkes, sopeng putih dengan wajah khas, yang dipopulerkan dalam film berjudul “V for Vendetta“.  Tema-tema protesnya beragam, tapi berkisar pada masalah korupsi, ketidakadilan, penyensoran, dan perang.

Yang menarik adalah di kalangan aktivis di puluhan negara ini kini mereka tidak cuma menyasar pemerintah dan politisi sebagai subyek protesnya. mereka telah memahami bahwa pemerintahan dan para politisi hanylah boneka semata. Sasaran utama mereka adalah penguasa sebenarnya, yang berada di balik layar, yaitu para bankir dan konglomerat!

Filipino student protesters wearing masks raise their clenched fist as they pass by the gates of the House of Representatives in suburban Quezon city, north of Manila, Philippines on Tuesday Nov. 5, 2013. Supporters of hacker group Anonymous Philippines held the rally to call for the abolition of all forms of "pork barrel" funds after allegations that several members of the House of Representatives and the Philippine Senate conspired with wealthy businesswoman Janet Lim Napoles to steal huge amounts of government development funds. Napoles is set to appear before the Senate Blue Ribbon Committee on Nov. 7. (AP Photo/Aaron Favila)

“Hancurkan Kapitalisme!”

“Kapitalisme Telah Gagal!”

Demikian beberapa pesan yang mereka kumandangkan. Umat Islam harus memahami dan membacanya sebagai:

“Hancurkan Sistem Riba!”

“Sistem Riba Telah Gagal!”

Tentu saja, karena Riba adalah kebatilah, dan Allah menyatakan perang atasnya. Sistem riba dan seluruh produknya dalah haram. Tapi hari ini, seluruh sendi kehidupan masyarakat berada di dalam sistem riba ini.  Kapankah umat Islam menyadari hal ini? Dan ketika melakukan demo  menyasar sasaran yang tepat?