Harga Emas Diprediksi Menuju AS$ 1700/ounce. Naik 30 Persen.

723

Tim komoditas Deutsche Bank  menyatakan bahwa harga emas bisa melonjak ke tingkat 1700 dolar AS/per oz dari posisi saat ini sekitar 1320 dolar AS/oz. Ini berarti kenaikan sekitar 30 persen. Dua analis Deutsche Bank,  Michael Hsueh dan Grant Sporre, menunjukkan bahwa  neraca dari empat bank sentral utama (AS, China, Jepang, Uni Eropa) telah diperluas dengan tingkat 300 persen sejak awal tahun 2005.

Selama periode yang sama dengan agregat neraca bank sentral yang berkembang pesat, pangsa emas yang telah ditambang secara  global tumbuh sebesar 19 persen dalam hal tonase atau sekitar 200 persen dalam hal nilai.

emas batangan dan perak

“Jika kita anggap bahwa nilai emas harus bernilai guna menjaga nilai keseluruhan neraca agregat empat bank besar itu maka akan setara dengan nilai maka emas harus diperdagangkan mendekati $ US1700 per ounce,” kata para analis.

Harga emas terbukti sensitif terhadap laju ekspansi neraca agregat bank sentral. Selain, tentu saja, peningkatan permintaan atas emas batangan dan koin yang terus meningkat akibat ancaman krisis finansial di mana-mana. Pada 2016 diketahui terjadi peningkatan penimbunan emas oleh bank-bank sentral sampai 127%. Sementara para investor raksasa, termasuk Geroge Soros, juga telah mengalihkan kekayaannya kepada emas.

Inilah saatnya umat Islam mulai memiliki dan menggunakan dinar emas dan dirham perak!