Ilusi Demokrasi

1881

Ilusi Demokrasi: Kritik dan Otokritik Islam 

Terbit Ulang dalam e-book  Gratis

Ilusi DemokrasiDemokrasi adalah mesin politik kekuatan uang demi penegakkan negara-budak (slave state). Sistem demokrasi menjadikan negara-bangsa tidak relevan dan pemerintahan nasional kehilangan  otoritas memerintah.   Kebijakan pemerintahan demokrasi tak lebih dari menjalankan keputusan dan kepentingan   kekuatan oligarki bankir internasional.

Kapitalisme adalah sistem yang dibangun di atas fondasi riba dan menjadikan riba sebagai doktrin yang absolut. Dalam  perspektif ini sosialisme pun adalah kapitalisme dalam versi lain, yakni kapitalisme negara (state capitalism).  Kapitalisme dalam negara modern telah ditetapkan dalam tiap konstitusi dengan  elemen utama di dalamnya berupa sistem bank sentral, uang kertas, dan pajak.

Buku ini membicarakan dua sisi dari koin yang sama. Pertama, tentang kritik Islam atas sistem kehidupan modern, yaitu kapitalisme dan mesin kekuasaan yang mendukungnya,  negara fiskal dengan demokrasinya. Kedua, tentang upaya  umat Islam – dengan studi kasus umat Islam  di Cape Town, Afrika Selatan –  untuk  merestorasi cara hidup Islami sebagai jalan keluar atas pesoalan yang ditimbulkan oleh modernitas.  Model yang mereka tempuh adalah  ’amal Madinah, yakni perilaku penduduk Madinah, dari tiga generasi pertama Islam.

Islam ditawarkan sebagai solusi dengan menghidupkan kembali muamalat, restorasi zakat, pasar terbuka, wakaf, kontrak-kontrak bisnis syirkat dan qirad, gilda, pemakaian dinar emas dan dirham perak, dan karavan dagang.   Suatu  pendekatan yang melampaui dialektika palsu dua wajah Islam, yang kini tampil di muka publik, yakni Islam radikal dan Islam liberal. Keduanya adalah produk kembar kapitalisme.

Modernisasi Islam, yang bermuara pada cita-cita penegakkan Negara Islam dan Ekonomi Islam, justru telah memastikan terasimilasikannya Islam ke dalam kapitalisme. Pengharaman riba dan pajak dalam Islam di satu sisi, serta penghalalan muamalat di sisi lain, memastikan keterpisahannya dari kapitalisme.

Buku Ilusi Demokasi: Kritik dan Otokritik Islam  adalah hasil belajar penulisnya pada dua orang guru yaitu Shaykh Dr Abdalqadir as Sufi dan Shaykh Umar Ibrahim Vadillo selama sekitar 10 bulan di Cape Town.  Buku ini pernah diterbitkan oleh Republika, 2008. Beberapa komentar dari pembaca tentang bukuini adalah sbb:

Muhammad Yasir Anshari

Itu buku benar-benar membuka yang selama ini tertutupi dalam pencarian pengetahuan menyangkut sendi-sendi dien al-Islam kita, terutama mengenai Zakat dan pemerintahan.”

Dina A Wulandari

Yang ingin mengetahui kenapa hidup kita berantakan di zaman ini, silakan membaca petunjuknya dalam buku ini. Bagi yang serius saja.”

Amir Rizal Moeis

Buku [Sistem Dajjal karangan Ahmad Thompson dan] Ilusi Demokrasi karya Amir Zaim Saidi menjelaskan sihir Sistem Dajjal ini dengan paripurna dan menunjukkan jalan keluar dengan basis amal ahlul madinah; Islam—Iman—Ihsan suatu ajaran kaffah.”

Dengan terbitnya versi e-book, setiap orang bisa memiliki dan membacanya. Silakan diunduh di sini:

Illusi Demokrasi (eBook)