IMF, Dalang Perang terhadap Tunai

618

Untuk menghadapi oposisi publik yang kuat atas Peperangan Melawan Tunai yang dilancarkan oleh bank-bank sentral di beberapa negara, terakhir di India, Dana Moneter Internasional (IMF) menerbitkan sebuah makalah yang menyarankan kepada pemerintah tentang langkah-langkah  untuk terus bergerak menuju masyarakat tanpa uang tunai.

Dalam laporan terbarunya The Macroeconomics of De-Cashing, IMF mengusulkan untuk menghapuskan uang tunai dan merekomendasikan sejumlah tindakan untuk untuk membatasi penggunaannya.

Makalah ini mendefinisikan ‘De-cashing‘ sebagai “penghentian bertahap dari mata uang tunai dari peredaran dan penggantinya dengan konversi deposito.” Ditetapkan sebagai penggantian mata uang kertas dengan  konversi deposito, maka pencairan akan mempengaruhi semua sektor makroekonomi utama.

Untuk mencapai tujuannya, makalah di atas mengusulkan langkah-langkah tertentu yang mencakup:

“Menghapuskan mata uang dengan denominasi besar, memberlakukan plafon pada transaksi tunai, memperkenalkan persyaratan deklarasi mengenai pembawaan uang tunai masuk dan keluar negeri, melaporkan persyaratan pembayaran tunai melebihi jumlah yang ditentukan, dan bahkan jika melakukan transaksi tunai yang berlebihan.”

Dengan dihapuskan dan dihambatnya transaksi tunai maka kendali atas harta dan transaksi  warga oleh bank akan semakin total. Ini adalah persiapan untuk tahap berikutnya yakni ditetapkannya bunga 0%, serta akan dilegalisasinya pembekuan uang nasabah, saat terjadi suatu masalah dengan bank. Tanpa tunai warga sama sekali tidak bisa menghindari dari kebijakan jahat ini.