Ini Panduan Bagi Muslim Menempuh Jalan Menuju Allah

509

Shaykh Dr. Abdalqadir as-Sufi adalah ulama besar yang sangat aktif berdakwah dan berjihad fisabilillah di Eropa. Ia dilahirkan di Ayr, Skotlandia pada 1930, dan kembali pada Islam pada awal 1960–an di Masjid Qarawiyyin, kota Fez, Maroko. Shaykh Abdalqadir as-Sufi kini bermukim di Cape Town, Afrika Selatan, bersama para fuqaranya (bentuk jamak faqir – sebutan untuk para murid), yang sebagiannya adalah keturunan Melayu, anak cucu keturunan Shaykh Yusuf al-Makasari, dan berbagai ulama, pejuang, serta bangsawan Melayu yang dibuang ke sana oleh penjajah Belanda.

JMA

Shaykh Abdalqadir as-Sufi adalah mursyid tarekat berisnad Qadiriyya-Shadiliyya-Darqawiyya-Habibiyya yang mendapat izinnya (transmisi ilmu) dari Shaykh al-Kamil, yaitu Shaykh Muhammad ibn al-Habib, di Neknes, Maroko, Afrika Utara dan juga shaykh beliau lainnya, yaitu Shaykh Muhammad al-Fayturi Hamuda dan Mawlana Ahmad bin Mustafa al-Alawi (simak gambar).

Shaykh Abdalqadir as-Sufi mempunyai fuqara yang tersebar di seluruh dunia yang aktif dalam dakwah dan jihad fisabilillah yang membentuk ribatribat, yang antara lain mengupayakan penerapan kembali syariat Islam, melalui penegakkan amr dalam amirat-amirat, penegakan rukun zakat, serta muamalat, dengan kembali menggunakan mata uang Dinar emas dan Dirham perak. Buku ini salah satu karya Shaykh Abdalqadir as Sufi di bidang tasawuf. Naskah aslinya berasal dari satu risalah yang berisi tiga tema pokok, yaitu tawhid, futuwwa, dan hubb.

Dalam buku terjemahan ini, risalah tersebut dilengkapi dengan dua hasil transkripsi ceramah Shaykh Abdalqadir di hadapan murid-muridnya, yaitu mengenai pengenalan tasawuf dan tariqah, sebagai dua bab awal buku ini. Belakangan, masing-masing tema, yaitu tawhid, futuwwa dan hubb, dikembangkan oleh Shaykh Abdalqadir as-Sufi dalam kitab-kitab tersendiri yang pembahasannya lebih luas, lengkap, dan mendalam. Selain dalam ilmu tasawuf, Shaykh Abdalqadir juga menulis berbagai buku bertema politik, sejarah, dan karya sastra.

Buku-bukunya yang lain yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia adalah novel Yang Asing, Yang Terasing (The Book of Strangers, dengan nama Ian Dallas), yang diterbitkan oleh Penerbit Pustaka (Bandung, 1991), buku berjudul Akar Pendidikan Islam (Pustaka Adina, 2013), dan Sultaniyya (Pustaka Adina, 2014), lalu Kembalinya Khilafah (Pustaka Adina, 2016).