Kurangi Saham Dolar AS, George Soros Beralih ke Emas

442

Miliarder George Soros, yang tak lain salah satu boneka para bankir internasional,   mulai memangkas investasinya dalam saham berbentuk DolarAS sampai sepertiganya dan mengalihkannya pda  saham emas, senilai AS $ 264 juta. Soros mengalihkan sahamnya pada produsen emas terbesar dunia, Barrick Gold. Sebagaimana dilaporkan kantor berita Bloomberg.

Demikianlah, emas selalu dijadikan penyelamat saat situasi kritis. Dalam tiga bulan pertama 2016, harga emas telah tumbuh 16 persen. Ini adalah pertumbuhan kuartalan terbesar dalam tiga puluh tahun terklahir. Saham Barrick pun telah  meroket 39 persen sejak 31 Maret.

Saat ini, logam mulia ini diperdagangkan pada harga sekitar AS $ 1.280 per troy ounce. Angka yang masih jauh dibanding tingkat tertinggi yang pernah dicapainya, sekitar 1.800 dolar AS per ounce pada 2011-2012. Artinya harga emas masih akan terus meningkat.

Tak heran, banyak  pihak di Amerika Serikat menyarankan agar dolar AS didukung oleh emas lagi. Suatu saran yang hampir mustahil saat ini, karena telah begitu banyaknya dolar AS yang dicetak, dan terus dicetak. Cara yang lebih realistis adalah justru mengembalikan emas dan perak itu sendiri sebagai alat tukar. Dengan cara ini justru emas dan perak akan mencukupi keperluan sebagai alat tukar dalam perdagangan.

Soros dan emas1

Dan kaum Muslim telahmemi8liki Dinar dan Dirham. Miliki dan gunakan! Edarkan melalui pembayaran zakat, sedekah, mahar, dan dalam jual beli. Dengan cara ini emas-emas yang hari ini ditimbun para banir dan investor paun akan beredar dan berpindah tangan dalam msyarakat.