Lagi, Lebih dari 100 Dirham Zakat Dibagikan

555

Hari ini satu rukun Islam, yakni zakat, telah roboh. Zakat telah berubah diperlakukan seperti sedekah sukarela.

Sedang zakat adalah kewajiban yang harus ditarik oleh pihak berwenang, jadi mensyaratkan adanya jamaah Muslim yang menunjuk para amirnya, atau otoritas di atasnya yakni para sultan. Dan zakat mal yang berupa uang, dan barang dagangan, hanya sah dibayarkan dengan ‘ayn, atau aset dari harta yang telah ditentukan. Dalam hal ini Dinar emas dan Dirham perak. Sedangkan uang kertas adalah janji utang.

Karena itu yang dilakukan di tiga tempat khususnya, yakni Depok, Tanjung Pinang, dan Ketapang, dengan telah berjamaahnya Muslim diupimpin seorang amir, dan Sultan, yang mencetak dan mengedarkan Dinar dan Dirham, serta mendirikan baitulmal, untuk tempat penarikan dan pembagian zakat, sangatlah penting.

dsc04292 Pekan ini di Depok kembali akan dibagikan zakat mal berupa dirham perak, yang ditarik amirat melalui Baitulmal Nusantara. Berkaitan dengan itu juga akan diselenggarakan Pasar Muamalah, yang juga mengikuti sunnah Nabi SAW.

Pasar harus terbuka untuk umum, tidak disewakan, tidak dipajaki, dan tidak boleh ada riba. Pasar, seperti masjid, adalah sedekah.

Hal ini bisa dilakukan karena Muslim telah berjamaah dan dipimpin oleh seorang amir. Tugas si amirlah, beserta jajarannya, untuk melakukan itu semua.