Lagi, Syi’ar Bermuamalah di Bantul, DI Yogyakarta

328

Syi’ar Bermuamalah di BantulDaerah Istimewa (DI) Yogyakarta dan sekitarnya merupakan salah satu kota yang telah banyak beredar koin Dinar emas dan Dirham perak. Sebagian masyarakat Jogya, Sleman, dan Bantul, telah banyak yang sering bertransaksi dengan kedua koin syar’i tersebut. Pasar-pasar muamalah juga telah diadakan berkali-kali. Di Yogya pula penarikan dan pembagian zakat telah lebih dari sepuluh tahun ini kembali dilakukan dalam bentuk Dinar dan Dirham.

“Alhamdulillah. Selalu ada jalan untuk syiar Islam. Pagi ini berkesempatan menyampaikan tentang Dinar dan Dirham sebagai uang atau alat pembayaran Sunnah Rasul,” demikian lapor Bu Isnaini binti Achmad, yang selama ini sangat gencar berdakwah dan mencontohkan bermuamalah dengan Dinar dan Dirham di Jogyakarta.

Hari itu, Ahad, 31 Januari 2016, Bu Isnaini berbicara dalam rangkaian acara “SEMARAK HARLAH KE 33, MI Ma’arif”, di Kampung, Saman, Bantul. Acara sangat meriah dengan berbagai agenda, mulai dari olah raga bersama, pembagian zakat, dan ceramah keagamaan. Selepas memberikan nasehat dan ceramhnya, Bu Isnaini membagikan zakat sebanyak 75 Dirham, kepada para mustahik di Dusun Saman.

Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Bupati Bantul yang baru terpilih, Bapak Harsono, camat dan para pejabat Pemerintah Daerah lainnya, selain para tokoh masyarakat, dan tentunya seluruh masyarakat dusun Saman yang berbahagia. Selain orang tua anak-anak pun turut memeriahkan acara.

Keberkahan bagi Bu Isnaini dan seluruh warga Dusun Saman, Jogyakarta.