Makin Terpuruk, Bank Sentral Mesir Devaluasi Pound 48 Persen!

678

Mesir Makin Terpuruk. Demi memperoleh utang baru dari IMF sebesar 13 milyar dolar AS, Bank Sentral Mesir diperintahkan mendevaluasi mata uang pound-nya sampai sebesar 48%. Ahibatnya, tentu saja, rakyat Mesir mendadak miskin berat.

Hari Kamis pekan ini, seketika nilai tukar pound terhadap dolar AS melorot tajam, dari 9 pound/dolar menjadi 13 pound/dolar. Disisi lain BankSentral Mesir juga dipaksa menaikkan suku bunga sebesar 3%.

Dalam keputusannya ini BankSentral Mesir menyatakan bahwa hal itu tidaklah mengikat. Artinya sewaltu-waktu dapat berubah kembali. Jam operasional bank komersial pun diperpanjang samapai jam 9 malam, dan tetap buka di akhir pekan.

Sementara kebijakan kontrol atas modal terus berlanjut. Transfer uang ke luar negeri telah lama dibatasi.

Ekonomi Mesir mulai menderita perlambatan pertumbuhan sejak revolusi Januari 2011 lalu. Selain lambat tumbuh, yang mengakibatkan resesi panjang, tingkat pengangguran di Mesir terus meningkat. Kemskinan sebelum devaluasi mencapai 27%. Saat ini tentu melonjak tajam.

Peristiwa ini, untuk kesekian kali, juga membuktikan bahwa penguasa sebenarnya dalam sistem negarafiskal dan demokrasi adalah para bankir. Presdien dan para politsi hanyalah boneka. Mereka kan selalu patuh pada perintah para bankir.

Mesir devaluasi