Pelajaran dari Yunani, Begini Pola Tipuan Para Bankir dan Poilitisi

614

Sebuah penelitian di Jerman baru-baru ini menegaskan bahwa  11 juta rakyat Yunani adalah orang-orang yang sepenuhnya dikuasai oleh bank mega kriminal dan politisi serta  teknokrat korup yang mereka pekerjakan. Faktanya adalah sekurangnya 95 persen dari € 220 miliar yang disalurkan ke Yunani sejak awal krisis keuangan sebagai pinjaman dari mekanisme talangan (bail out)  telah diarahkan hanya untuk menyelamatkan bank-bank Eropa. Itu berarti sekitar € 210 miliar tersebut akhirnya disalurkan ke sektor kredit zona euro sementara hanya 5 persen berakhir di kas negara.

Demikian hasil studi Sekolah Eropa untuk Manajemen dan Teknologi (European School of Management and Technology) di Berlin.  Laporan ESMT itu telah diterbitkan di koran Jerman Handelsblatt. Direktur ESMT Jorg Rocholl mengatakan kepada surat kabar itu bahwa “paket bail out terutama hanya menyelamatkan bank-bank Eropa.”

Para ekonom yang mengambil bagian dalam studi ini telah menganalisis setiap pinjaman secara terpisah untuk menelususri di mana uang berakhir, dan menyimpulkan bahwa hanya € 9,7 miliar 000 – kurang dari 5 persen – yang benar-benar masuk ke anggaran Yunani, untuk kepentingan warga.

Apa yang terjadi di  Yunani ini mengikuti pola permainan yang sama persis dengan yang akhirnya terjadi pada setiap bangsa yang konon  “berdaulat”. Pertama akan ada ledakan utang. Kemudian krisis. Kemudian bail out. Kemudian kreditur yang tengah sekarat kesulitan, dipaksakan memeras rakyat demi dana talangan tak terbatas untuk para bankir dan penjahat berkuasa lainnya.

bendera yunani dan eu

Rakyat tidak menyadari terus dikelabui, sistem demokrasi hanya mejadikan negara sebagai instrumen penjarahan oleh kelas bankir. Tiada lagi negara bangsa yang melindungi rakyat. Yang ada adalah negara fiskal alat penjarahan dan penindasan rakyat.