Pemerintah India Hapus Pajak Perhiasan Emas

1344

Pemerintah India pada Rabu, 13 Juli 2016 kemarin,  mengumumkan pembebasan cukai pada penjualan perhiasan emas di negara ini. Sebelumnya jual beli perhiasan emas dikenai pajak sebesar  1%. Bukan Cuma itu, Pemerintah India juga mulai  menyediakan  beberapa bantuan lainnya yang mendukung industri perhiasan emas.

Masyarakat India adalah masyarakat yang cerdas. Mereka, terutama kaum perempuannya, adalah pengguna emas terbesar di dunia. Juga karena pengaruh ajaran Hindu yang menggunakan emas sebagai bagian dari keperluan keagamaan. Tapi, karena hal itulah secara moneter, masyarakat India sangat tahan terhadap krsisis. Kita tak pernahmendengar ada “Krismon” di India, meski masyarakatnya dikatakan “miskin”.

Pembebasan pajhak pada jual beli emas ini merupakan tindakan penting dan bermanfaat, sebagai bagian dari menjaga fitrah emas (dan perak) sebagai uang dan alat tukar. Pemajakan pada koin emas membuat fungsi emas sebagai alat tukar terganggu. Dan, bukan itu saja, penambahan nilai secara demikian, tidak lain adalah riba.

Di Indonesia hari ini jual beli perhiasan, bahkan untuk memproduksinya pun, dikenai pajak.  Pajaknya pun tidak tanggung-tanggung, yaitu berupa Ppn 10%. Untuk memproduksnya pun sudah terkena pajak, juga (pajak tenaga kerja) sekitar 10%.  Akibatnya, ya, masyarakat sangat dirugikan. Kalau mereka menjual perhiasannya kembali, kehilangan dari pajak yang dulu dibayarkan saat beli saja sudah 10%. Plus potongan dari pihak toko/penjual.

Kebijakan ini haruslah dirubah. Emas, baik batangan maupun perhiasan, harus dibebaskan dari pajak.

perhiasan emas