Presiden Terpilih Perancis, Emmanuel Macron: “Rakyat Perancis Membutuhkan Seorang Raja!”

1441

Presiden Perancis terpilih, Emmanuel Macron, memberikan pandangannya yang sangat menarik tentang psikologi politik rakyat Perancis yang belum pernah ada yang mengungkapkannya selama ini: Perancis membutuhkan Raja!  Ini terungkap dalam bukunya Macron Par Macron (Macron oleh Macron).

“Demokrasi selalu disajikan seolah-olah tidak lengkap, karena demokrasi tidak cukup dengan dirinya sendiri,” kata Macron, yang merinci bahwa selalu ada sesuatu yang hilang dalam proses demokrasi; Semacam kekosongan.

“Dalam politik Prancis, kekosongan ini adalah kehadiran seorang Raja, seorang raja yang, pada dasarnya, saya rasa orang-orang Prancis tidak inginkan kematiannya,” kata Macron melanjutkan.

“Revolusi telah menggali jurang emosi yang dalam, yang imajiner dan terbagi rata pada seluruh rakyat: Raja tidak ada lagi!”

Menurut Macron, sejak Revolusi Prancis telah dicoba untuk mengisi kekosongan ini, terutama dengan sosok Napoleon dan kemudian Charles de Gaulle, yang hanya sebagian saja berhasil. “Selebihnya,” kata Macron, “demokrasi Prancis tidak pernah berhasil mengisi kekosongan ini.”

Pemikiran ini sangat relevan bagi seluruh umat manusia di dunia ini, yang kini menyaksikan kegagalan demokrasi. Dan proses keruntuhannya yang telah mulai nampak karena pondasinya yang batil, yakni sistem riba. Demokrasi adalah sistem politiknya para bankir.