Perbankan Akan Potong Dana Deposito

578

Gara-gara terus dirundung masalah, suku bunga perbankan global  terus berada pada tingkat yang rendah. Sejak 2014 Bank Sentral Uni Eropa (European Central Bank)  bahkan telah menetapkan 0% bunga, dan telah diikuti oleh beberapa Bank Sentral di sejumlah negara Eropa dan Jepang. Pada umumnya mempertahankannya pada tingkat  sekitar 0.5% saja.

Akibat kebijakan bank sentral 0% itu, bank-bank komersial mulai berpikir untuk  menerapkan ongkos, alias membebani biaya, para nasabah yang menyimpan uangnya sebagai deposito. Jadi, bukan cuma tidak memberikan bunga, bank akan membebani masyarakat yang menitipkan uang di bank, dengan justru  memotong harta mereka!

NatWest Bank dan RBS (Royal Bank of Scotland), jaringan perbankan di Inggris,  dikabarkan akan menjadi bank pertama yang mererapkan kebijakan tersebut. Meskipun, baru akan dimulai dengan akun perusahan, dan belum kea kun perorangan. Namun demikianyayasan-yayasan dan lembaga sosialakan dikategorikan sebagai pemegang akun yang depositonya akan dikenai  ongkos.

Natwest

Menurut seorang juru bicara RBS kepada kantor berita BBC, London,  peraturan itu akan menimpa sekitar 1.3 juta pelanggan RBS dan NatWest.

Demikianlah rentenir, apa pun namanya dan tingkatannya, hanyalah menghisap darah masyarakat. Kini perampokan semakin nyata dan langsung, bukan saja melalui penciptaan uang dari ketiadaan, membebani masyarakat dengan bunga berbunga, bahkan dengan cara mengambil langsung harta masyarakat!