Ramzan Kadyrof Kobarkan Perang Lawan Gembong Narkoba

472

Perang melawan para gembong narkoba, yang kini dilancarkan oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte, kini diikuti oleh Presiden Ramzan Kadyrof dari Republik Chenchen. Pemimpin Chechnya dalam sebuah pernyataan di jejaring sosial Rusia Vkontakte bahwa terorisme akan sepenuhnya diberantas di republik itu – dan  langkah berikutnya dari kebijakan itu akan menjadi perang terhadap narkoba.

Presiden Ramzan Kadyrov menyatakan ancaman dari gembong u narkoba di jalan-jalan adalah terorisme, dan mengatakan kepada para menterinya  pasukan keamanan tidak harus ragu untuk menggunakan kekuatan mematikan demi memastikan keselamatan publik.

Kadyrof

“Persetan dengan mereka yang melanggar ketertiban di Republik Chechnya, mereka harus ditembak mati. Tidak peduli apakah itu melawan hukum … tembak mati mereka!… Itulah hukum, ” kata Kadyrov pada pertemuan dengan menteri dan pemimpin agama pekan lalu.

Pemimpin Chechnya tampaknya marah setelah mempelajari informasi baru tentang tingkat kematian terkait keracunan obat terlarang yang meningkat tajam. Tahun lalu Chechnya memperkenalkan hukum yang ketat yang memungkinkan polisi untuk melucuti pengemudi yang mabuk,  tidak hanya surat izin mengemudi mereka, tapi termasuk mobil mereka. Namun, aturan ini pun, gagal mengubah situasi secara signifikan.

Pemeritnah Chenchen menengarai banyak gembong narkoba beroperasi di negeri tersebut, menyelundup dari Wilayah Rusia dan negeri  lainnya.