Sepuluh Pertanda Amerika Serikat Menjelang Krisis Baru

2552

# 1 Diproyeksikan akan ada lebih dari 8.000 toko ritel di Amerika Serikat tutup pada tahun 2017, dan itu akan jauh melampaui  puncak 6.163 penutupan toko yang kita saksikan di tahun 2008.

# 2 Jumlah pengecer yang telah mengajukan kebangkrutan sepanjang  2017 telah melampaui total keseluruhan tahun 2016.

# 3 Sejauh  tahun 2017,  ruang ritel seluas 49 juta kaki persegi telah ditutup di Amerika Serikat. Dengan kecepatan ini, sekitar 147 juta kaki persegi akan ditutup pada akhir tahun, dan itu benar-benar akan menghancurkan rekor sepanjang masa dari 115 juta kaki persegi yang ditutup pada tahun 2001.

# 4 Model PDB dari the Fed Atlanta memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi A.S.  untuk kuartal pertama 2017 akan hanya 0,5 persen. Jika laju berlanjut untuk sisa tahun ini, ini akan menjadi tahun terburuk bagi pertumbuhan ekonomi A.S. sejak resesi terakhir.

# 5 Restoran mengalami tekanan  terberat mereka sejak resesi terakhir, dan pada bulan Maret semuanya terus bertambah buruk. Omset mengalami penurunan di berbagai wilayah, antara 4-7%.

Ini terjadi setelah bulan Februari yang suram, ketika lalu lintas pejalan kaki turun 5% dari tahun ke tahun, dan penjualan toko yang sama, turun 3,7%.

# 6 Pada bulan Maret, output pabrik A.S. menurun dengan laju tercepat dalam lebih dari dua tahun.

# 7 Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, tidak ada satu orang pun yang bekerja di hampir satu dari setiap lima keluarga A.S. Pendapatan pemerintah A.S. mengalami penurunan terbesar sejak resesi terakhir.

# 8 Hampir semua produsen mobil besar melaporkan penjualan yang mengecewakan di bulan Maret, dan persediaan dealer kini telah meningkat ke tingkat tertinggi yang kita lihat sejak resesi terakhir.

# 9 Harga kendaraan bekas benar-benar jatuh, dan kerugian kredit mobil subprime telah melonjak ke tingkat tertinggi yang telah kita lihat sejak resesi terakhir.

# 10 Pada titik ini, kebanyakan konsumen A.S. benar-benar tersedot. Menurut CNN, hampir enam dari sepuluh orang Amerika tidak memiliki cukup uang yang disimpan bahkan untuk menutup biaya darurat sebesar $ 500.

Sama seperti di tahun 2008, hutang makin memburuk dengan kecepatan yang sangat memprihatinkan. Sebenarnya, keadaan sudah sangat buruk sehingga IMF telah mengeluarkan peringatan besar tentang hal itu.

Di Amerika, utang yang ditanggung oleh perusahaan bisa mencapai AS $ 4 triliun, “atau hampir seperempat dari total aset perusahaan,” kata IMF. IMF mengatakan utang itu “bisa merusak stabilitas keuangan” jika salah penanganan.

Persentase hutang “buruk,” atau “rentan”, “gawat” yang dianggap sebagai aset perusahaan AShampir mencapai tingkat yang sama dengan sebelum krisis 2008. Terlihat begitu banyak kesamaan dengan menjelang krisis keuangan terakhir, dan banyak yang berharap agar para politisi di Washington bisa memperbaiki keadaan, sebelum semuanya terlambat.