Shaykh Dr Abdalqadir as Sufi Hijrah ke Perancis

765

Paris….eventually….and the journey begins.”

Paris…akhirnya…dan perjalanan dimulai.” Demikian Dr Iqbal Bassa, salah satu murid Shaykh Dr Abdalqadir as Sufi yang mendampinginnya dalam perjalanan hijrahnya dari Cape Town ke Perancis, beberapa hari lalu. Selain Dr Iqbal beberapa murid mudanya turut mendampingi Shaykh Dr Abdalqadir as Sufi.

Dalam usia sekitar 87 tahun, setelah bermukim sekitar 15 tahun di Cape Town, Afrika Selatan,  Shaykh Abdalqadir memutuskan kembali ke Eropa. Sebuah proses hijrah yang tidak mudah dan tertunda beberapa lamanya.

Ini adalah sebuah misi baru. Shaykh Abdalqadir beberapa waktu lalu berkata, “Sufi never retires“.

Seorang Sufi tidak pernah pensiun. Dan begitulah Shaykh  Abdalqadir, yang belum lama menerbitkan buku terbarunya, dengan nama kelahirannya Ian Dallas, The Entire City. Sebuah buku yang sangat luar biasa, membedah keadaan umat manusia dalam kungkungan zaman yang menindas selama 500 tahun ini – zaman modern – dan jalan keluarnya.

saq-di-paris

Pekan lalu buku The Entire City telah ditransmisikan dalam sebuah muhibah di Jakarta, Tanjung Pinang dan Ketapang, oleh Sidi Zulfiquar Awan, Dekan di Dallas College, Cape Town.

Buku ini diterbitkan juga dalam bentuk tetralogi bersama tiga karya Dr Ian Dallas lainnya, yaitu:

  • The Time of The Bedouin
  • The Interim is Mine
  • Engine for the Broken World

Empat buku inilah yang oleh Shaykh Abdalqadir as Sufi disebutnya sebagai: “Warisan”. Buku-bukukarya Dr Ian Dallas dapat dilihat juga di www.iandallas.org.

Di Perancis Shaykh Abdalqadir akan bermukim di  Normandy.

Semoga Allah SWT memberinya kesehatan dan umur yang panjang, dan terus mampu membimbing umat Islam keluar dari kemelut zaman. Khususnya bagi Muslimin di Eropa yang saat ini dalam keadaan tidak mudah.