SIARAN PERS ZAIM SAIDI: SAYA BUKAN PELOPOR ISU RUSH MONEY

823

 

Belakangan merebak isu rush money di masyarakat. Rush money ini mulanya menjadi viral di media sosial yang awalnya muncul berkaitan dengan isu kasus Ahok. Isu rush money yang menggelinding dianggap sebagai cara untuk mem-push aparat kepolisian agar bertindak aktif dalam mengusut kasus Ahok tersebut.

Kemudian sehubungan dengan adanya isu rush money tersebut,  muncul pemberitaan di media yang mennyatakan bahwa saya adalah pelopor atau dalang gerakan Rush Money. Dengan ini saya menyatakan bahwa HAL ITU TIDAK BENAR SAMA SEKALI.

Bahwa saya memang pernah menanggapi tentang isu Rush Money disebabkan telah menjadi viral di media sosial. Berkaitan dengan hal yang saya tanggapi, sama sekali tidak ada kaitannya dengan kasus Ahok ataupun selebihnya. Karena saya sama sekali tidak mengambil posisi apapun berkaitan dengan kasus Ahok maupun gerakan aksi demonstrasi yang dilakukan berkaitan dengan kasus tersebut.

Bahwa kemudian terbentuk opini di media sosial dan berbagai pemberitaan bahwa seolah-olah saya merupakan dalang atau pelopor gerakan Rush Money, hal itu merupakan fitnah. Karena saya tidak ingin dijadikan tumbal atas kepanikan yang berlangsung di dunia politik dan hukum,  di mana saya tak ada hubungannya sama sekali. Bahwa ada segelintir orang atau kelompok yang ingin menjadikan diri saya  sebagai tumbal bahwa seolah-olah saya adalah dalang atau pelopor gerakan Rush Money yang bermuara pada tekanan pada aparat hukum untuk bekerja lebih aktif.

Zaim pelopor rush money

Dengan ini saya menyatakan bahwa hal itu tidak benar sama sekali. Dan saya menyatakan bahwa Rush Money tidak akan berguna sama sekali bagi muslimin, jika tak menghadirkan yang haq, yaitu muamalah. Karena sesuai Al Quran Surat Al Isra ayat 81 : “Dan katakanlah yang haq telah datang, dan yang bathil pasti lenyap”.

Isu Rush Money ini setidaknya tidak digiring  kepada saya oleh pihak-pihak tertentu untuk menjadi tumbal sebagai upayanya menutupi isu yang sebenarnya.

Demikianlah pernyataan ini saya sampaikan. Atas perhatiannya sama haturkan ribuan terima kasih.

Hasubunnalllah wani’mal wakil.

Barrakallah

Zaim Saidi