Skandal 2 Juta Akun Palsu di Bank Wells Fargo. Mungkinkah terjadi di Sini?

630

Pekan ini terbongkar sebuah skandal besar yang dilakukan oleh salah satu bank utama di Amerika, Wells Fargo. Kejahatan yang melibatkan ribuan karyawan Well Fargo, dan ditengarai diketahui sampai tingkat manajemen puncak, berupa pembuatan akun palsu sebanyak 2 juta. Sebanyak 1.5 juta akun tabungan, dan 0.5 juta akun kartu kredit. Ini sebagai upaya untuk mendongkrak pemasaran dan komisi.

Terbongkarnya skandal ini mengharuskan Well Fargo membayar denda sebanyak 185 juta dolar AS, dan memecat lebih dari 5000 karyawan yang terlibat.  Wells Fargo adalah lembaga perbankan terbesar kedua di New Jersey, di belakang Bank of America, dengan pangsa pasar deposito 11,57 persen dan memiliki  hampir 300 kantor cabang.

well fargo

Wells Fargo juga didenda sebanyak  100 juta dolar AS oleh  Biro Perlindungan Konsumen Keuangan karena menciptakan nomor pin palsu dan menggunakan alamat email palsu untuk mendaftar pelanggan yang sudah ada tanpa persetujuan mereka untuk produk perbankan tambahan. Ini  termasuk 1,5 juta rekening deposito dan 565.000 rekening kartu kredit di atas.

Sampai saat ini kebanyakan orang mengira bank adalah tempat palung aman menyimpan harta. Sesungguhnya bank adalah tempat paling taka man menyimpan harta. Perta-tama harta rill masyarakat diubahnya hanya menjadi angka digital yang tak bernilai. Dan sewaktu-waktu merosot, dapat dibekukan, atau dimanipulasi. Skandal Wells fargo, yang terjadi di Amerika yang konon kampiun dalam segala hal, adalah salah satu buktinya.

Kalau hal itu bisa terjadi di AS, tidak mungkinkah ini terjadi di Indonesia?