Saxo Bank: “Peluang Krisis Dunia Capai 60 Persen!”

365

Saxo Bank, sebuah perusahaan bank investasi di Denmark, menyatakan bahwa peluang kemungkinan segera terjadinya resesi ekonomi dunia mencapai 60 persen.

Prakiraan makro global kami masih menunjukkan bahwa resesi lebih mungkin daripada tidak dalam waktu dekat (12 sampai 18 bulan), berdasarkan dorongan kredit global yang mencapai puncaknya bersamaan dengan berlangsungnya inflasi global,” demikian pernyataan kepala ekonom di Saxo Bank, Steen Jakobsen kepada CNBC.

Baru-baru ini, Jakobsen menulis dalam sebuah catatan bahwa sementara perusahaannya tidak memprediksi resesi, model ekonomi tidak memperlihatkan adanya penurunan yang signifikan sebagai “dorongan kredit besar dari Cina dan Eropa di bagian awal 2016 belum berbalik menjadi negatif.”

“Sementara pasar pada umumnya melihat peluang resesi kurang dari 10 persen, kami di Saxo – bersama-sama dengan teman-teman kita di Nedbank Afrika Selatan – melihatnya lebih dari kesempatan 60 persen,” katanya dalam catatan di atas.

“Satu hal yang benar-benar jelas. Asia tidak akan memberikan kontribusi apapun pada 2017 pertumbuhan dunia.  China total dalam keadaan berhenti,” kata Jakobsen kepada CNBC.

“Mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan terhadap  [Presiden AS Donald] Trump, dan saya pikir Trump kembali menunjukkan sikapnya selama akhir pekan bahwa ia tidak bisa diandalkan untuk  menentukan jalan  mereka sendiri,” dia menambahkan.

Selain itu, Jakobsen skeptis rally saham AS akan terus berlanjut, sebagaimana diharapkan dari stimulus Trump, dan juga tidak dari peristiwa nyata di lapangan.

Krisis adalah sesuatu yang niscaya terjadi dalam sistem keuangan modern, karena memang landasannya sangat rapuh. Sistem ini didasarkan kepada utang berbunga, serta sistem kekayaan yang tidak riil, hanya angka-angka dalam layar computer belaka.