Tennessee Menuju Pemberlakuan Uang Emas dan Perak

1324

Sebuah RUU yang diajukan di DPR dan Senat  Negara Bagian Tennesse, AS,  pekan ini  akan membebaskan emas dan perak, baik batangan maupun koin,  dari pajak penjualan, dan akan mendorong penggunaan keduanya kembali sebagai alat tukar.  Ini merupakan  langkah pertama menuju penghentian  monopoli  The Federal Reserve pada  masalah uang.

Senator Frank Nicely (R-Strawberry Plains) memperkenalkan Senat Bill 350 (SB350) pada 2 Februari 2017. Sedang  anggota parlemen Rep. Bud Hulsey (R-Kingsport) memperkenalkan RUU pendamping-nya (HB342) di DPR. Undang-undang ini  akan membebaskan segala bentuk  pajak penjualan negara pada semua koin dan batangan, serta uang kertas, yang:

    (1) Diproduksi secara keseluruhan atau sebagian dari emas, perak, platinum, paladium, atau bahan lainnya;

    (2) Digunakan semata-mata sebagai alat tukar, Sekuritas, atau komoditas di negara bagian ni atau negara bagian lain, Amerika Serikat, atau bangsa asing; dan

    (3) Terjual berdasarkan nilai intrinsik mereka sebagai bahan berharga atau barang-barang koleksi dan bukan sekadar sebagai  nilai perwakilan mereka sebagai alat tukar.

tenesse

Dengan menghapus pajak penjualan di bursa logam mulia, Tennessee akan memperlakukan koin emas dan perakj  sebagai uang, bukan komoditas. Ini merupakan langkah kecil menuju penggunaan kembali emas dan perak sebagai alat pembayaran yang sah dan menghentikan monopoli Fed pada uang.

Nah, umat Islam sudah dari dulu memilikinya, yakni Dinar dan Dirham.  Di Indonesia pun saat ini koin emas dibebani  pajak penjualan, yang seharusnya juga dibebaskan.

Cepat atau lambat semua akan kembali kepada emas dan perak. Karena itulah fitrahnya, emas dan perak sebagai alat tukar dan uang.