WikiLeaks: ‘Rothschilds Lakukan Cuci Uang 1.2 Miliar USD di Senegal’

582

Keluarga Bankir  Rothschilds sangat jarang masuk peberitaaan. Namun sebuah berita kawat yang masuk kategori “Rahasia” dibocorkan oleh WikiLeaks, yang  mengungkapkan bahwa seorang pejabat diplomatik AS jelas menyebut tindakan Rothschild Bank sebagai “korup” dan transaksi yang di9lakukan sebagai “tidak dapat dipertanggungjawabkan.”

Isi kawat tersebut menyangkut sebuah kesepakatan antara  Rothschild Bank yang melibatkan pejabat negara Senegal untuk menjual Sonatel, perusahaan telekomunikasi nasional dan sumber daya publik yang paling menguntungkan, dengan imbalan sebesar  1,2 miliar dolar AS. Selain itu, dari kesepakatan inmi, paling tidak akan melibatkan komisi sebesar 1.5 juta dolar AS. Demikian dilansir oleh yournewswire.com, 16 Agustus 2016 lalu.

Pemerintah AS meyakini  penjualan koruptif dan dana yang dilibatkan dalam pembelian asset negara menguntungkan tersebut adalah upaya “besar skema pencucian uang” untuk menguntungkan elit Senegal – khususnya anak mantan Presiden Abdoullah Wade Karim – dan Rothschild Bank.

Kabel yang dibocorkan itu ditulis oleh diplomat AS Jay Smith, pejabat setingkat Affaires Chargé’, yang tengah menggantikan Duta Besar yang sedang tak ada di kantor Kedubes di Dakar.

Rothschild

Sebagian cuplikan kabel tersebut berbunyi, “Ada konsensus di kalangan pemerhati tindakan pemerintah bahwa tujuan utama dari pembelian perusahaan negara ini adalah untuk membantu Karim Wade dan rekan-rekannya mencuci sejumlah besar uang tunai yang mereka kumpulkan dalam beberapa tahun terakhir melalui “kontribusi,” “sumbangan”, suap, dan penjualan aset yang diperoleh secara ilegal, banyak yang dihasilkan dalam persiapan dari KTT Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang diadakan pada bulan Maret di Dakar.”

Bankir, rentenir, suap-menyuap, korupsi, cuci uang,  jual-beli ilegal: adalah dunia yang satu.